Tampilkan postingan dengan label Din Syamsuddin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Din Syamsuddin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2015

TANGGAPAN PROF.DIN SYAMSUDDIN PERIHAL SYSTEM AUTOGATE BANDARA

Baru baru ini kita dikejutkan oleh permasalahan mengenai Pengaturan system Auto gateway yang secara otomatis menolak orang-orang yang memiliki penamaan dengan Muhammad dan Ali, Berbagai keritikan pun muncul dari berbagai tokoh umat islam salah satu nya muncul dari Pimpinan Umum Pusat Muhammadiyah Bapak Prof. Din Syamsuddin. Bapak Prof Din syamsuddin yang bersumber dari beberapa media online nasional menatakan bahwa dirinya merasa menyesali info yg menyatakan bahwa penggunaan autogate di Bandara sangat membuat kerepotan bagi orang yang memiliki bagian nama  "Muhammad" beserta yang memoliki nama "Ali" untuk hal yang berhubungan dengan keperluan  imigrasi. 

System autogateway tak di desain buat tidak menerima orang yang memiliki kedua nama tersebut atau memiliki salah satu dari nama tersebut, dituturkan oleh prof Din syamsuddin, pengaturan itu sangatlah tak masuk akal seandainya benar berlangsung di Indonesia. " bagi petinggi yg bersangkutan utk menyadari itu satu buah kesalahan besar, mengada-ada & tidak sesuai sama sekali dengan kondisi yang ada," seperti yang diutarakan oleh pro din syamsuddin pada hari senin 23 maret 2015.di jakarta .


menurut pernyataan prof Din Syamsuddin, peraturan itu tak wajar mengingat di Indonesia tidak sedikit masyarakat yg memakai nama Muhammad & Ali yang merupakan nama depan. Ini, kata beliau, serta jadi cirkekhasan penduduk muslim di indonesia. Walau aturan itu telah ditolak oleh pegawai keimigrasian, Prof Din terus mengharapkan penggunaan aturan begitu tak diterapkan di tanah air indonesia. 


"Penduduk Indonesia yang beragama muslim tentunya banyak yg gunakan nama Muhammad, termasuk juga aku kata prof DInsyamsuddin. Beliau mengatakan itu hayna sebagai sebuahpikiran gila saja, keputusan yang sunguh tidak memiliki nilai kebijaksanaan, dan sungguh ironis jika ucapan-ucapan mengenai permasalahan gateway di bandara diucapkan oleh petugas yang memiliki kebijakan penuh terhadap hal tersebut. 
Source : Redaksi Berita Muhammadiyah, Dari Berbagai Sumber.

Jumat, 06 Maret 2015

PROF. DIN SYAMSUDDIN : "UMAT ISLAM INDONESIA HARUS MEMILIKI SPIRIT KEBUDAYAAN"

Kabar Muhammadiyah
Menurut Ketua Pimpinan Muhammadiyah yang juga merupakan ketua MUI Indonesia Bapak Prof Din Syamsuddin dalam pidatonya disuatu acara di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Bulan januari 2015,  bahwa salah satu krisis bangsa indonesia dan umat islam adalah krisis kebudayaan, dalam pidatonya seperti yang dilansir dihalaman situs resmi muhammadiyah, www.muhammadiyah.or.id bahwa seharusnya organisasi-organisasi islam di indonesia termasuk juga partai politik yang berlandaskan islam seharusnya memiliki semangat kebudayaan yang di lukiskan dalam bentuk rumusan yang bersufat strategis, memiliki konsep, bersifat sistematik dalam upaya untuk dapat membantu membentuk perubahan bangsa indonesia yang lebih baik, 

Hal yang menyangkut krisis kebudayaan umat islam ini pada dasarnya berhubungan dengan munculnya pemahaman-pemahaman dan ajaran-ajaran yang bersifat liberal dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat termasuk didalamnya kebudayaan, sosial, politik dan ekonomi indonesia.
Pemahaman liberal masyarakat ini memunculkan perubahan yang mengarah kepada nilai negatif , dimana hal tersebut bukan saja mempengaruhi segmen kehidupan di dalam kota-kota besar di indonesia, namun juga telah merambah ke kota-kota dalam sekala kehidupan masarakat kota kecil. Dengan begitu krisis semangat kebudayaan indonesia dan umat islam pada umumnya harus menjadi perhatian besar kita. ( Source: Situs Organisasi Muhammadiyah. )